"Keretaku sudah tiba" kata gadis itu,
Gadis yang selama ini menemani berpuluh atau bahkan beratus senjaku, gadis yang selalu menyertai purnama - purnamaku,
gadis yang selalu membuatku tersenyum meski semua orang memaksaku menangis,
dan....... gadis yang semalam membasahi kerah kemejaku dengan air matanya.
Terlintas kembali tatapan sayunya yang dipenuhi bulir - bulir air mata tadi malam, yang dengan tiba - tiba berkata
"Kita akan tetap bersahabat kan..?'
"Ya..." jawabku
"Selamanya ...?"
''Ya..."
"Apa kau akan tetap mengingatku ?"
"Ya..."
"Apa kita akan bertemu lagi ?"
"Ya...''
Sekali lagi dia berkata dengan nada yang mungkin lebih mirip dengan tanya, "Sahabat....?"
Akupun lagi - lagi menjawab "Ya..."
Entah kenapa semalam lidahku mendadak kelu dan hanya bisa mengucap "Ya".
Dan "Ya".... sahabatku, walaupun kini hanya separuh wajahmu yang terlihat di jendela kereta itu,
walaupun sebenarnya begitu berat bagiku berkata "Ya",
aku pastikan kita akan tetap bersahabat selamanya...
Dan "Ya'...., walaupun sebenarnya aku pun tak pernah tau apakah ada perbedaan antara persahabatan dan cinta........
"Ya...."
- Selamat Jalan Sahabatku....-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar