Kamis, 02 Desember 2010

Film Panda Kungfu




Pertama kali saya mendengar film ini, saya hanya mengira film kungfu panda hanyalah sebuah film animasi biasa saja seperti film-film animasi lainnya, hanya untuk hiburan dan suatu cerita animasi komedi.. Namun setelah kita simak film ini ternyata menyimpan suatu pesan moral yang bermakna tinggi.. disini saya ingin menceritakan sedikit mengenai kisah si panda gemuk yang bernama Po yang tidak putus asa walaupun ia sudah ditolak, dan diminta untuk mundur dari perguruan. Namun tanpa putus asa ia tetap berkeras untuk tinggal dan berlatih hingga akhirnya ia berhasil menjadi master kungfu. Mungkin teman-teman sudah menonton film ini juga, namun bagi yang belum menonton saya anjurkan untuk menontonnya selain untuk hiburan juga banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari film ini.. Saya ingin menceritakan sedikit tentang film ini.. Berikut kisahnya..
“Di suatu desa, tinggal seekor panda gemuk bernama PO, yang sehari-hari bekerja di toko mie ayahnya(bukan panda tapi burung bangau). Po memiliki impian untuk menjadi seorang pendekar Kung Fu.  Pada suatu hari master Oogway pimpinan Istana Giok memutuskan mencari seorang pendekar kungfu  yang masih misteri dengan mengadakan suatu kompetisi. Dengan gigih walau dengan tubuh gemuk idan dengan membawa mie dagangannya, ia tetap berusaha pergi ke Istana Giok yang letaknya diatas gunung yang tinggi dengan aderetan anak tangga yang cukup menyulitkan bagi Po untuk tiba dikuil tersebut. Namun tak disangka, ternyata Po dinobatkan sebagai Pendekar Naga yang dinanti-nantikan kehadirannya untuk melindungi desa dari balas dendam Tai Lung pendekar macan yang ingin menjadi pendekar terhebat yang ingin menguasai kitab naga. Ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik dari Film ini :

1. Kepercayaan Diri
Po, panda gemuk yang untuk bergerak saja susah, namun ia yakin ia bisa menjadi pendekar KungFu. Dengan kepercayaan diri yang tinggi dan giat berlatih, akhirnya Po berhasil menjadi Pendekar yang hebat. Berapa banyak orang yang menyerah dan akhirnya gagal mencapai impian-impian yang mungkin sudah ada didepan mata karena terhalang oleh pikiran negatif diri sendiri.  Seperti kata Master Oogway, Kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, saat ini adalah anugerah, makanya disebut Present (hadiah).Jangan biarkan diri kita dihalangi oleh kegagalan masa lalu dan ketakutan masa depan. Ayo berjuanglah di masa sekarang yang telah dianugerahkan Tuhan padamu.
3. Jangan melihat segala sesuatu dari luarnya saja, mungkin dibaliknya terdapat sesuatu yang luar biasa
Master ShiFu memandang Po tidak berbakat. Selain itu, mana mungkin ia melatih Po dalam waktu sekejap dan merubah Po menjadi Pendekar Naga. Kondisi ini berbalik seratus delapan puluh derajat, setelah ShiFu diyakinkan Master Oogway bahwa Po sungguh-sungguh adalah Sang Pendekar Naga dan Shi Fu adalah satu-satunya guru yang mampu melatihnya. Intinya, hal yang paling harus kita ingat bahwa tidak boleh memberi “cap” bahwa anak atau orang ini tidak punya peluang atau tidak mungkin bisa menjadi orang yang berhasil. Sangatlah mudah bagi kita untuk menganggap orang lain tidak punya masa depan. Kesulitan juga acap kali membuat kita kehilangan keyakinan, bahwa kita masih mampu untuk membimbing mereka.
3. Tiap Orang belajar dengan cara dan gayanya masing-masing.
Shi Fu akhirnya menemukan bahwa Po baru termotivasi dan bisa mengeluarkan semua kemampuannya, bila terkait dengan makanan. Po tidak bisa menjalani latihan seperti 5 murid lainnya. Demikian juga dengan setiap orang. Kita harus tau bahwa ada banyak gaya belajar yang dimana setiap orang memiliki gaya belajar masing-masing yang unik. Hal yang menjadi motivasi tiap orang juga berbeda-beda. Bila kita memaksakan keseragaman proses belajar, dipastikan akan ada anak-anak yang tidak mengerti dan akhirnya gagal.
4. Menyayangi bukan berarti kita harus memanjakannya
Master ShiFu sangat menyayangi Tai Lung, seekor macan tutul yang ia temukan dan ia asuh sejak bayi seperti anaknya sendiri. Ia membentuk Tai Lung sedemikian rupa agar sesuai dengan harapannya. Memberikan impian bahwa Tai Lung akan menjadi Pendekar Naga yang mewarisi ilmu tertinggi. Sayangnya Shi Fu tidak melihat sisi jahat dari Tai Lung dan harus membayar mahal, bahkan Nyaris kehilangan nyawanya. Seringkali kita salah menilai seseorang karena dari luarnya saja tanpa kita mencoba mengenal lebih dalam. Kadang karena sudah sangat sayangnya kita kepada seseorang membuat kita menutup diri dari pendapat orang lain.

5. Memberikan Dukungan Moril
Di saat merasa terpuruk, Po disambut hangat oleh sang ayah. Berkat ayahnya pula Po dapat memecahkan rahasia Kitab Naga dan menjadi Pendekar nomor satu. Dengan dukungan membuat seseorang menjadi lebih bersemangat sehingga mendorong diri untuk bergerak melangkah maju menggapai impian-impian kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar